Oleh: Okky Madasari

Seorang bayi lahir dikelilingi dupa

“Mau dikasih nama siapa?” tanya bidannya.

Bapaknya berbisik: nama Jawa saja.

Pembuat akta bertanya: Mau agama apa?

Katolik, Kristen, atau Buddha?

 

Seorang anak tumbuh dalam persembunyian

Ke gereja di hari Minggu,

Menyembah leluhur sepanjang waktu,

Menyalakan lilin di tahun baru,

Makan kue keranjang buatan ibu,

Diburu pertanyaan: Di mana rumahku?

 

Seorang pemuda gelisah sepanjang waktu

Suaranya lantang meloncat-loncat di kerongkongan,

Ibunya bertanya: Mau jadi apa kamu?

“Mau jadi gubernur, Bu,” jawab Si Pemuda

sambil menunduk malu.

 

Sebuah keluarga menjelang Pemilu

Di antara dupa dan abu

Bapak dan ibu ingin memutar waktu

Si Pemuda berlari buru-buru

Memungut sobekan surat kabar

Menghapus satu demi satu makian

Menelan babi, anjing, kafir, dan Cina

Agar tak sampai ke telinga ibu bapaknya.

 

Jakarta, 28 Januari 2017

Tags

1965 Aceh Agnez Mo Agus Yudhoyono Ahmadiyah Ahok Anarchism Angga Sasongko Apsanti Djokosujatno Arswendo Atmowiloto ASEAN Asrul Sani Atambua Australia Indonesia Azab Bakhtin Belu Bencana Benedict Anderson Bertahan Bound Burkini Capitalism Censorship Cerpen Children's Day Children's Literature Clifford Geertz Corruption Democracy Detik Dhjksh Disabilitas Education Education Egg Boy Emile Durkheim Engaged Literature Entrok Faisal Tehrani Feminism Feminism Film Film Foucault Freedom Freedom Of Expression Gapi Gebunden Gempa Bumi Genealogi Gili Meno Gojek Griffith Review Habermas Hari Kartini Hijab History Human Human Rights Humanity Humor Identitas Imlek Islam Islam Istirahatlah Kata-Kata Jagal Jawa Pos Joko Pinurbo Joshua Oppenheimer Jurnal Perempuan Kapitalisme Kebebasan Kebebasan Kekuasaan Kekuasaan Kelas Penulisan Kerumunan Terakhir Khashoggi Kids Kipandjikusmin Korupsi KPK Lewat Djam Malam LGBT Literature Literature Lombok Makar Malay Maryam Maryam Mata Mata Dan Rahasia Pulau Gapi Mata Di Tanah Melus Media Sosial Nadiem Makarim Natal New Naratif Nh Dini Nkcthi Novel Baswedan Padang Pariaman Pasung Jiwa Pelatihan Menulis Phuket Politics Politik Pramoedya Psychoanalitical Puisi Pulau Buru Ramadan Ramos Horta Religion Religiusitas Resensi RKUHP Roland Barthes Sabir Laluhu Saras Dewi Sarjana Sastra Sastra Sastra Anak Sastra Perlawanan Selametan Seri Mata Silsilah Duka Singapore Social Media Solo, Solitude Sosiologi Agama Soul Suara USU Sumatra Sumpah Pemuda Syariah Law Tahun Baru Teknologi Teror Thailand The Act Of Killing The Glass Castle The Jakarta Post The Last Crowd The Years Of The Voiceless Timor Leste Tommy F Awuy Translation Travel Tsunami Usmar Ismail Voice Wiji Thukul WijiThukul Women Of Letters Wonder Yang Bertahan Dan Binasa Perlahan