Haru

Pejabat terharu

melihat rakyat mati satu per satu

disekanya tetes air mata

sambil menonton Ikatan Cinta.

 

Ribuan nakes gugur

para pejabat goyang ubur-ubur

sambil jualan obat cacing

agar tampak…

MayDay

Di malam hari sepulang dari pabrik susu,

buruh perempuan itu menyaring air cucian beras

untuk bayinya. 

(OM, 1 Mei 2010)

Puisi Sapardi yang Paling Menggelisahkan

 

Sapardi Djoko Damono lahir 20 Maret 1940, meninggal 19 Juli 2020.  Berikut ini sajak-sajak karya Sapardi Djoko Damono yang paling menggelisahkan Okky Madasari.

 

Di Restoran

Kita berdua saja,…

Awul-Awul

Oleh: Okky Madasari

Kita hanyalah debu awul-awulan

memungut baju-baju bekas

yang baru datang dari Jepang.

Lima puluh ribu dapat dua baju

untuk pacaran di malam minggu

sambil nonton YouTube Aa…

Laut dan Gunung: Sebuah Percakapan

oleh: Okky Madasari

Kau tak pernah benar-benar mencintai laut. Tak pernah kau rasakan gejolak rindu pada suara ombak atau bau garam. Tak pernah kau setia nantikan wujud terindahnya – saat…

Puing

Oleh: Okky Madasari

Dua bocah menyusup celah, 

masuk ke rongga puing
yang kemarin adalah rumah,
menyusul ayah ibu mereka
yang sedang terbaring.

Mereka susuri…

Desember

Desember

oleh: Okky Madasari

Gambar itu bersuara
ketika Desember tiba.
Ramai kotamu di sana:
pohon-pohon cahaya,
bola-bola kaca,
doa dan pesta,
kita yang terus tertawa.

Lamunan

Oleh: Okky Madasari

Sejak sekolah dibangun di sini
kami tak boleh melamun lagi.

Rimba pikiran kami digunduli,
ditukar dengan kota dalam kata-kata.
Ladang mimpi…

Toko Buku

Toko Buku

Oleh: Okky Madasari

 

Toko buku itu masih menutup pintu

rumput liar tumbuh di sepanjang lorong

tikus meloncat-loncat di bangku kasir

buku-buku basah dan berlumut.

 

Kadang-kadang ada pegawainya datang

Seorang Cina yang Ingin Menjadi Gubernur Jakarta

Seorang Cina yang Ingin Menjadi Gubernur Jakarta

Oleh: Okky Madasari

Seorang bayi lahir dikelilingi dupa

“Mau dikasih nama siapa?” tanya bidannya.

Bapaknya berbisik: nama Jawa saja.

Pembuat akta bertanya: Mau agama apa?

Katolik, Kristen, atau Buddha?

Seorang Perempuan yang Jatuh Cinta pada Teluk

 

Oleh Okky Madasari

 

untuk Saras Dewi

 

Pada hari kelahirannya

Darah Sang Ibu menggenangi muara

Ari-arinya menyatu dengan batu-batu

Doa bapaknya membentur karang, 

Ia berbisik lewat tangis…

Tahun Baru Ayam

Oleh: Okky Madasari

 

Setiap malam tahun baru 

Kita adalah ayam-ayam 

Yang ribut berpetok-petok

Berebut remah-remah beras 

Membuka angpau-angpau kosong

Memandang langit dengan bahagia

Karena hujan tak kunjung reda

Kado Natal

oleh Okky Madasari

untuk Joko Pinurbo

 

Ia meminta kado
sebuah puisi baru.
Pengganti puisinya
yang hilang setahun lalu.

Aku tak punya uang

Teh

Oleh: Okky Madasari

Di rumah ini
secangkir teh 
lebih dicintai
dari sepiring nasi.

Pada tiap seduhan
nyawa berloncatan. 
Dalam satu sesapan

Tags

1965 A Teeuw AA Navis Academic Journal Aceh Achdiat Kartamihardja Agnez Mo Agus Yudhoyono Ahmadiyah Ahok Akmal Nasery Basral Aktivisme Anarchism Angga Sasongko Apsanti Djokosujatno Arswendo Atmowiloto ASEAN Asrul Sani Atambua Australia Indonesia Azab Bakhtin Belu Bencana Benedict Anderson Bertahan Bookfluencer Bound Burkini Capitalism Censorship Cerpen Children's Day Children's Literature Cinta Clifford Geertz Colonialism Coronavirus Corruption Covid19 Deleuze Democracy Detik Dhjksh Dinasti Disabilitas Education Education Edward Said Egg Boy Emile Durkheim Engaged Literature Entrok Faisal Tehrani Fanon Feminism Feminism Film Film Foucault Freedom Freedom Of Expression Friedrich Engels Gapi Gayatri Spivak Gebunden Gempa Bumi Genealogi Gili Meno Gojek Griffith Review Gus Dur Habermas Hamka Hamzah Fansuri Hari Buruh Hari Kartini Hijab Hikayat Kadiroen History Human Human Rights Humanity Humor Identitas Imlek Islam Islam Istirahatlah Kata-Kata Jagal Jalaluddin Rakhmat Jawa Pos Joko Pinurbo Jose Ramos Horta Joshua Oppenheimer Jurnal Perempuan Kapitalisme Kartini Kebebasan Kebebasan Kekuasaan Kekuasaan Kelas Menulis Kelas Pemikiran Kelas Penulisan Kennedy Kerumunan Terakhir Khashoggi Kids Kipandjikusmin Kompas Korupsi KPK Kutipan Okky Madasari Leviathan Lewat Djam Malam LGBT Literature Literature Lombok Makar Malay Manifesto Mannheim Maryam Maryam Mata Mata Dan Rahasia Pulau Gapi Mata Di Tanah Melus Max Havelaar May Day Media Sosial Menulis Opini Multatuli Nadiem Makarim Natal Nawal El Saadawi New Naratif Nh Dini Nkcthi Novel Baswedan OMG! My Story Orientalism Ortega Gasset Padang Pariaman Pandemi Papua Pasung Jiwa Pelatihan Menulis Pembunuhan Sosial Phuket Polisi Virtual Politics Politik Pornography Law Pramoedya Privilege Psychoanalitical Puisi Puisi Pulau Buru Racism Raffi Ahmad Ramadan Religion Religiusitas Resensi Revolusi Akhlak Revolusi Mental RKUHP Roland Barthes Sabir Laluhu Sapardi Djoko Damono Saras Dewi Sarjana Sartre Sastra Sastra Sastra Anak Sastra Perlawanan Science Of Fictions Selametan Semaoen Seni Menulis Opini Seni Menulis Skripsi Seri Mata Sexuality Silsilah Duka Singapore Social Dilemma Social Media Socrates Solo, Solitude Sosiologi Agama Soul Suara USU Subaltern Sumatra Sumpah Pemuda Syariah Law Syed Farid Alatas Syed Hussein Alatas Syed Naquib Alattas Syekh Siti Jenar Tahun Baru Teknologi Teror Thailand The Act Of Killing The Glass Castle The Jakarta Post The Last Crowd The Years Of The Voiceless Thomas Hobbes Timor Leste Tips Skripsi Tommy F Awuy Translation Travel Tsunami Usmar Ismail UU ITE Vaksin Covid19 Voice Wawasan Kebangsatan Wiji Thukul WijiThukul Women Of Letters Wonder Writing Workshop Xenophobia Yang Bertahan Dan Binasa Perlahan